PODCAST JELUJUR EPS 01 - GET TO KNOW US


Telah tayang podcast perdana kami: Get to Know Us.

Berkenalan dengan Zahra & Tania sebagai founder dari Jelujur, Indonesia Sustainable Fashion Network. Kami bercerita tentang Jelujur dan cita-cita kami ke depannya. 


Prinsip-prinsip Sustainable Fashion


Mendengar praktik slow/ sustainable fashion, mungkin yang terlintas di pikiran adalah tentang teknik atau metode ramah lingkungan yang hanya bisa dipelajari dan diketahui oleh pelaku fashion. Padahal, semuanya berawal jauh sebelum kegiatan pembelian (purchasing).

Apa saja prinsip-prinsip slow fashion?
1. Memilih kualitas daripada jumlah (Choose quality over quantity)
2. Beli seperlunya (Buy less wherever possible)
3. Gunakan kembali (Reuse if you can)
4. Daur ulang apa yang tersisa (Recycle what’s left)
5. Pilih yang berkelanjutan saat harus membeli (If you have to buy, choose to buy green
and ethical products).

Siapa Yang Perlu?


Apakah sustainable fashion hanya bisa diterapkan oleh produsen dan pelaku bisnis?

Slow/ fair/ etchical fashion adalah milik semua orang, mulai dari produsen, pelaku bisnis, akademisi, pemerintah, hingga Anda —konsumen.

Semuanya bisa dimulai dari diri sendiri, tidak perlu melakukannya dengan sempurna. Namun, perlahan mengubah preferensi dan mengganti pilihan kepada opsi-opsi yang lebih sustainable menjadi kunci penting memulai hidup yang lebih baik.

Let’s do an actual action together 🍃

Tentang Sustainable Fashion




 Apa itu Sustainable Fashion?

Sustainable Fashion adalah praktek fashion yang menghormati manusia lain dan lingkungan, dibuat dengan kondisi kerja yang baik, layak, dan sejahtera, dari material yang ramah lingkungan dan ramah hewan. Tidak mengeksploitasi siapapun, dan meninggalkan kerugian seminim mungkin.

Selain definisi sustainable fashion di atas, Slow Fashion, atau Ethical Fashion, atau Fair Fashion, adalah praktek konsumsi dan produksi barang fashion yang menghindari konsumsi berlebih (over consumption), mengedepankan kualitas daripada jumlah (quality over quantity), memiliki masa guna yang lebih lama (long term life span), mengutamakan keahlian dan keterampilan (craftsmanship), distribusi yang adil (fair distribution), dan mendorong proses memilih dengan kesadaran (conscious choice)

Mengenal Jelujur




JELUJUR

/je·lu·jur/ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti menjahit dengan jarak lebar-lebar atau jarang-jarang (dengan tangan dan sebagainya)

Dalam teknik menjahit, jelujur biasa digunakan untuk menjahit dua bagian atau sisi kain agar menyatu dengan baik, sesuai dengan garis pola jahitan, Tanpa jahitan jelujur, biasanya akan sulit menjahit baju dengan rapi. Jelujur menjadi teknik jahit bantuan, dan dapat digunakan untuk mentansfer simbol pada sisi buruk garmen ke bagian baik.

Bagi kami, jelujur adalah sebuah cita-cita. Jaringan ini nantinya akan dapat memandu pelaku bisnis fashion untuk dapat bekerja secara etis, dengan memperhatikan sisi baik bagi sesama manusia dan lingkungan, juga mengurangi sisi buruk industri ini pada dua aspek tersebut. Harapan kami, Jelujur dapat menjadi panduan dan sumber bantuan bagi semua pegiat praktik Sustainable Fashion di masa depan.