BEFORE, DURING, AND AFTER THRIFTING




TIPS THRIFTING SHOP

Hi Jelujurian,

Secondhand shop is such a fun world for some people. Siapa yang menyangka bahwa resale market menembus angka 20 miliar Dolar Amerika? Beberapa dari kita mungkin belum pernah mencoba berbelanja barang fesyen secondhand. Dan bagi kita yang memang sudah mencoba berbelanja secondhand, pasti sudah merasakan kebanggaan menemukan hal unik dengan harga terjangkau kan? Nah beberapa artikel mengatakan bahwa resale market dapat merubah pola konsumsi masyarakat, namun juga terdapat pitfall bahwa bisa jadi thrifting merupakan jenis konsumsi masal dalam bentuk lain. Alih alih berbelanja dengan berkesadaran, kita jadi kalap berbelanja hanya sekedar unik dan murah. Jelujur akan berbagi tips berbelanja secondhand bagi pemula terutama, agar mempertimbangkan jebakan consumerism di dunia resale-market.

SEBELUM

Sebelum pergi ke toko secondhand atau mencari barang preloved online, ada baiknya kita benar benar paham style atau look yang sesuai dengan karakter kita. Hal ini penting dilakukan karena saat kita sampai ke toko secondhand, kita akan tenggelam dalam banyak pilihan. Semua barang bisa terlihat menarik untuk dibeli atau sebaliknya malah kita bisa dibuat bingung mix and match fashion item yang kita temui. Hal yang paling sering terjadi adalah kita menemukan barang preloved dari label ternama kemudian kita otomatis beli karena kita tahu bahwa harga aslinya bisa sangat tinggi di pasaran. Bukan hal yang salah sih, kalau tujuannya untuk dipakai atau bahkan dijual kembali sebagai item vintage dengan harga yang tinggi pula seperti kisah dalam buku "The Girl Boss" oleh Sophia Amoruso. Kemudian akan jadi masalah kalau ternyata kita tidak bisa memanfaatkannya dengan baik dan malah menambah tumpukan di lemari.

Kita bisa cari cari referensi look yang kira kira pas untuk kita dengan cara melihat lihat kembali ke capsule wardrobe kita. Apa ya item fashion yang kira kira akan kita sukai dan tone warnanya tidak jauh dari kebanyakan wardrobe yang kita miliki. Kecuali kalau memang saat ini kita yakin akan mencoba look atau tone warna yang benar benar baru untuk kita. Hal terpenting yang perlu kita perhatikan sebelum thrifting adalah menyiapkan anggaran. Tidak perlu besar, namun ketahuilah batasan anggaran yang kita miliki agar tidak kalap di tempat.

SAAT BERBELANJA

Berbelanja barang barang preloved memang memiliki keseruan yang berbeda. Terlebih lagi kalau kita gemar mengombinasikan berbagai item. Namun hal yang perlu diingat adalah kita tidak mau membeli barang hanya sekedar murah dan unik. Tanyakan pada diri sendiri apakah aku terlihat bagus mengenakannya? apakah aku akan percaya diri mengenakannya? apakah aku sanggup dan memiliki waktu dan budget untuk memperbaiki minor defect bila ada? Bila ya lanjutkan dengan pengecekkan jahitan jahitan di bagian yang sering terdapat cacat seperti bagian kerah, manset lengan, ketiak, atau adakah bekas setrikaan yang membuat warna pakaian menjadi belang, adakah lubang di bagian dalam saku, atau bila bahan pakaian berupa rajutan perlu di cek apakah ada benang yang lepas dan seterusnya. Hal penting yang juga jadi bahan perhatian apabila melakukan secondhand baju berbahan jersey atau spandex yaitu bagian baju yang berbahan rib. Barangkali sudah melar atau berbulu. Tentunya hal demikian tidak dapat dilakukan apabila pembelanjaan dilakukan secara online. Namun pembeli berhak menanyakan kepada penjual apakah ada cacat dan apakah dapat diperbaiki atau tidak.

 SETELAH BERBELANJA

Apabila terdapat kerusakan minor yang dapat diperbaiki, sangat disarankan untuk melakukannya sebelum pencucian karena bisa jadi proses pencucian memperparah kerusakan pada baju. Tentunya kita meragukan kebersihan daripada barang secondhand. Banyak orang menganjurkan untuk melakukan pencucian dengan menggunakan air panas atau bleaching untuk mendapat hasil yang maksimal. Saran jelujur, hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah dengan mencucinya di jasa laundry karena mereka berpengalaman mencuci berbagai jenis bahan pakaian sesuai dengan tipe masing masing bahan. Karena tidak semua bahan bisa di cuci dengan bleaching atau menggunakan air panas.

Bagaimana Jelujurian? Semoga tips dari kami membantu thrifting adventure mu ya J (/zma)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar